Turnamen Sepak Bola Antar SMA/SMK Se-Manggarai Raya (Kabupaten Manggarai Timur, Manggarai dan Manggarai Barat) 15-23 Desember 2017 di Lapangan Kaka Botek-Kabupaten Manggarai Barat, Provinsi Nusa Tenggara Timur
1. Latar Belakang
Pembangun sebuah bangsa erat
hubungannya dengan generasi penerus. Sebuah bangsa akan tetap langgeng dengan
estafet nilai dari gereasi tua epada generasi muda. Karena itu kaum muda selalu
diperhatikan, dididik, dibina untuk menjadi pribadi yang handal. Mengapa? Karena
kaum muda selalu identik dengan jiwa dinamis yang
diekspresikan melalui berbagai hal, termasuk dunia olahraga dan
dunia dunia seni.
Dunia olahraga mencerminkan keindahan, kegirangan dan keberanian. Tiga hal tersebut merupakan gambaran utama tentang kemudaan dan keremajaan. Dunia olahraga berarti panggung, pentas yang memukau sekaligus keseriusan dalam membaktikan kemampuan diri atau kerjasama kelompok. Melalui olahraga, kaum muda menegaskan jati dirinya. Semakin berkualitas penegasan dirinya dalam dunia olahraga berarti semakin serius dirinya belajar dari ketidaksempurnaan diri dan kelebihan orang lain.
Oleh karena itu, bagi kaum muda olahraga bukanlah pelarian dari dunia nyata melainkan bentuk keterlibatannya yang khas dalam menghadapi masalah. Dalam gerak lari yang penuh semangat, kerja sama yang kompak, pola-pola membagi bola yang indah, tersirat sebuah proses belajar yang panjang dan keinginan untuk membahagiakan orang lain. Jadi dunia olahraga bagi kaum muda tidak berhenti pada sekedar ekspresi diri tapi terpenting lagi ikut ambil bagian dalam memenuhi kebutuhan masyarakat akan kegembiraan dan cita rasa. Dalam konteks itulah peranan kaum muda bagi masyarakat melalui olahraga menjadi nyata dan diperlukan.
Kegiatan Turnamen Sepak Bola Antar SMA/SMK Se-Manggarai Raya berlangsung tanggal 15-23 Desember 2017 dengan tujuan untuk mendukung keterlibatan dalam olahraga kaum muda dalam upaya mereka membaktikan diri bagi masyarakat. Olahraga yang patut diberi perhatian adalah olahraga yang otentik, melibatkan banyak kaum muda, menunjukkan solidaritas lokal yang tinggi, dan benar-benar berguna bagi pengembangan olahraga pada tiga kabupaten ini. Turnamen sepak bola yang diselenggarakan ini memberikan daya pikat bagi banyak pihak untuk terlibat secara langsung menyaksikan kegiatan dengan harapan akan memberikan daya dorong bagi kaum muda untuk berolahraga dan berusaha mencapai prestasi-prestasi, baik pada tingkat local maupun nasional pun pada tingkat kawasan (ASEAN) dan jika bisa tingkat internasional.
Kegiatan turnamen sepak bola ini persis bertepatan dengan peringatan Hari Jadi Provinsi NTT ke-58. Sebuah ajang pertarungan antar siswa SMA/SMK dalam bidang olahraga untuk memotivasi pembangunan dalam bidang lain, khususnya di provinsi NTT.
2. Masalah dan Intervensi Program
Ada dua masalah utama dalam melibatkan
kaum muda pada peningkatan keikutsertaan kaum muda pada kegiatan Turnamen Sepak
Bola Antar SMA/SMK ini yakni:
2.1. Ketersediaan Ruang
Ketidaktersediaan
ruang. Ruang untuk kaum muda berkreasi haruslah diciptakan. Makin banyak ruang yang tersedia makin
mudah kaum muda mengisi ruang itu. Turnamen sepak bola ini adalah penciptaan ruang-ruang baru untuk
kaum muda bisa mengekspresikan diri.
2.2. Faktor Pendorong
Kurangnya faktor pendorong. Selain ketersediaan ruangan, diperlukan faktor-faktor pendorong. Adanya inisiatif untuk membuka ruang bagi kaum muda merupakan jalan untuk mendorong kaum muda mengekspresikan kemampuan mereka di bidang olahraga sepak bola. Selama ini olahraga ini masih sebatas sebuah pengisian kesempatan, belum ke arah penciptaan prestasi. Kurangnya follow up dari turnamen ini menyebabkan kaum muda miskin motivasi.
2.3. Kondisi Alam
Kondisi alam dengan cuaca yang ektrim
di bulan November dan Desember di Ruteng membuat Lembaga memindahkan kegiatan
Turnamen ke Lembor kabupaten Manggarai Barat. Di daerah ini curah hujan sangat
sedikit dan itu sangat kondusif untuk pertandingan sepak bola. Adapun stadion
mini Kaka Botek adalah lapangan yang dikerjakan bersama Kemenpora pada tahun
2011. Lapangan ini tertata rapih dengan tempat duduk untuk penonton.
3. Tujuan
Tujuan kegiatan Turnamen Sepak Bola ini mencakup tujuan umum dan tujuan khusus sebagai berikut:
Tujuan Umum
Menumbuhkembangkan bakat dan kemampuan olahraga, khususnya sepak bola
di kalangan pelajar SMA/SMK.
Tujuan Khusus
a. Mendorong tumbuhnya semangat berolahraga di kalangan kaum muda;
b. Membangun kecintaan para pelajar akan olahraga sepak bola;
c. Menemukan bibit pemain unggul untuk Persim yang selalu kalah dalam
ajang EMC.
d. Memberi penghargaan dan apresiasi atas prestasi yang telah ditoreh
oleh setiap SMA/SMK yang ikut bertanding dalam event ini.
4. Peserta Kegiatan
4.1. Peserta Yang Diundang
Dalam rangka memperluas partisipasi kaum muda yang masih duduk di bangku SMA/SMK se-Manggarai
Raya, adapun kelompok sekolah yang diundang terlibat dalam kegiatan ini antara
lain:
- Kabupaten
Manggarai: SMU I Langke Rembong, SMU II Langke Rembong, SMU St.
Fransiskus, SMU Setia Bakti, MAN Baitturahman, SMU St. Thomas Aquinas, SMU
Karya, SMK Karya, SMU WidyaBakti, SMK Widya Bakti, SMU Don Bosco, SMU
BintangTimur, SMK SadarWisata, SMU Primadona, SMK St. Petrus, SMU St.
Klaus, SMK Elanus, SMK St. Mathilda, SMU Negeri 6 Langke Rembong dan SMK
Swakarsa.
- Kabupaten Manggarai Barat: SMU Negeri I Komodo, SMAK Ignatius Loyola, SMA Negeri 1 Lembor, SMAK St. Familia Wae Nakeng, SMA Negeri 1 Welak, SMA Negeri 1 Lembor Selatan, SMK Stela Maris, MA Salahudin Nanga Lili, MA Salahudin Nanga Lili, SMA Negeri II Lembor Selatan (Kakor), SMAN I Sano Nggoang (Indrong), SMK Lembor Selatan (Wae Mege).
- Kabupaten Manggarai Timur: SMAK Pancasila Borong, SMA Negeri 1 Borong, SMA Negeri 3 Borong, SMA Negeri 1 Elar, SMA Negeri 1 Kota Komba, SMA Negeri 1 Poco Ranaka, SMAK Arnoldus Mukun, SMA Seminari Pius XII Kisol.
4.2. Peserta Yang Terlibat
Dari 44 undangan yang diberikan kepada
sekolah, terdapat 11 sekolah yang menanggapi sebagaimana terlihat dalam tabel
berikut ini:
|
No |
Kabupaten Manggarai |
Kab. Manggarai Barat |
Kab. Manggarai Timur |
|
1 |
SMA Negeri 6 Anam |
SMAK St. Familia Wae Nakeng |
- |
|
2 |
SMA Widya Bakti |
SMA Negeri 1 Lembor |
- |
|
3 |
|
SMA Negeri 1 Lembor Selatan |
- |
|
4 |
|
SMA Negeri 1 Welak |
- |
|
5 |
|
MA Salahudin
Nanga Lili |
- |
|
6 |
|
SMA Negeri
II Lembor Selatan (Kakor) |
- |
|
7 |
|
SMK Sta
Theresia Nanga Lili |
- |
|
8 |
|
SMAN I
Sano Nggoang (Indrong) |
- |
|
9 |
|
SMK Lembor
Selatan (Wae Mege |
- |
5. Kegiatan
Kegiatan telah
dijalankan mulai tanggal 15
hingga 23 Desember 2017 tanpa jedah. Dimulai dengan
acara resmi pembukaan yang dihadiri oleh ribuan penonton yang memenuhi Lapangan
Kaka Botek.
Turnamen
sepak bola antar SMA/SMK dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun Provinsi
NTT ke-59 dibuka secara resmi oleh Camat Lembor, Paulus Malu, Jumat 15 Desember
2017 pukul 16.00 WITA. Acara pembukaan dimeriahkan dengan display Marching Band oleh SMA Sta.
Theresia Nanga Lili serta penembakan kembang api ke udara selama lima menit.
Hadir dalam acara pembukaan turnamen, Ketua Yayasan Nusa Bunga Mandiri,
Kanisius Teobaldus Deki, mitra yang ditunjuk Kementerian Pemuda dan Olahraga
selaku penyelenggara turnamen. Hadir pula Camat Lembor Selatan, Paulus Setahu,
pejabat Kepolisian Sektor Lembor dan Koramil Lembor, puluhan tokoh adat, tokoh
muda dan ofisial dari sekolah peserta turnamen.
Pada tanggal 22
Desember 2017 diselenggarakan Semifinal antara dua tim memperebutkan tiket ke
babak final antara SMK Negeri 1 Lembor dengan SMA Widya Bakti Ruteng.
Pertandingan ini dimenangkan oleh SMA Widya Bakti dengan skor 3:1 (bdk. Berita
media pada lampiran). Pada tanggal 23 Desember 2017 dilangsungkan pertandingan
final antara SMA Widya Bakti dengan SMAK St. Familia. Hasilnya dimenangkan oleh
SMAK Familia dengan skor 6:2 (bdk. Berita media pada lampiran). Di final,
SMAK St Familia Lembor menaklukan SMA Widia Bhakti Ruteng 4-2.
Kapten kesebelasan SMAK Familia, Even sejak menit-menit awal
melancarkan serangan bertubi-tubi dan membuahkan hasil yang sangat luar biasa.
Para pemain dari SMA Widia Bhakti sedikit kewalahan mendapat serangan
bertubi-tubi dari berbagai lini. Kapten kesebelasan SMA Widia Bhakti
Ruteng, Seby mengenakan pakaian bernomor punggung 4 bersusah payah
mempertahankan serangan dengan melakukan rotasi pemain. Namun Dewi Fortuna
tidak memihak mereka.
Turnamen
ini ditutup secara resmi oleh Ketua Lembaga Nusa Bunga Mandiri selaku
penanggungjawab seluruh aktivitas. Pertandingan berjalan dengan lancar, aman
dan kondusif. Setiap hari dihadiri oleh ribuan penonton.
6. Hasil Kegiatan
Dalam rangka mencapai tujuan umum dan khusus dari Kegiatan Turnamen Sepak Bola Antar SMA/SMK se-Manggarai
Raya ada lima kriteria yang mengawal penyelenggaraan kegiatan yakni:
· Relevansi. Kondisi olahraga sepak bola kaum muda Manggarai membutuhkan intervensi strategis. Mereka membutuhkan pemulihan kepercayaan diri dan dukungan pemerintah daerah dan masyarakat.
· Efektivitas.Keberhasilan pelaksanaan kegiatan ini dimungkinkan oleh kemauan yang kuat dari kaum muda dan adanya antusiasme di kalangan pelajar yang bergerak dalam klub-klub sepak bola setiap sekolah. Begitu pula dukungan pemerintah merespon gagasan penyelenggaraan Turnamen ini.
· Efisiensi. Turnamen ini didukung oleh ketersediaan sarana dan
lokasi penyelenggaraan di lapangan yang terletak di jalan Negara yang
menghubungkan kabupaten-kabupaten. Hal ini memungkinkan mobilisasi kaum muda pencinta sepak bola
maupun masyarakat umum menjadi lebih mudah dan murah dari segi pembiayaan.
Dukungan dana dari Kemenpora sangat membantu penyelenggaraan acara khususnya
kerja kepanitiaan.
· Keberlanjutan. Karena kegiatan turnamen ini bersifat strategis, dampak kegiatan ini adalah menguatnya kepedulian pemerintah daerah dan masyarakat terhadap olahraga sepak bola.
· Kesetaraan Gender. Kegiatan ini mendorong partisipasi aktif kaum perempuan dalam melibatkan diri sebagai pemeran drum
band sekaligus penonton yang meneriakkan tempik sorak (cheers leader).
7. Penutup
Kita
menyadari bahwa bangsa kita akan maju dan berkembang sebagai bangsa yang kuat
bila juga membangun potensi-potensi yang ada dalam diri kaum mudanya sebagai
generasi penerus. Menyelenggarakan turnamen sepak bola adalah salah satu cara menyalurkan dan mengekspresi kemampuan dari kaum muda Manggarai Raya. Melalui wadah ini kaum
muda menemukan diri dan terlibat dalam pembangunan bangsa secara aktif.
Besar harapan kami Kemenpora tetap mendukung kegiatan Lembaga Nusa Bunga Mandiri ke depannya sehingga para pemuda di Manggarai Raya dapat diakomodasi kemampuan olahraga dan bidang lainnya sekaligus mengambil bagian dalam upaya menemukan bakat, membina kemampuan untuk menghasilkan kreasi positif sebagai bagian dari cara mempertahankan identitas keIndonesiaan mereka.
Tautan berita:





Komentar
Posting Komentar