Postingan

In Memoriam Dr. Fransiskus Borgias: Penulis Produktif, Pemikir yang Kontekstual

Gambar
Oleh Kanisius Teobaldus Deki Foto: Pak Frans pribadi yang ceria. Ia ternyata menyimpan sakit yang menderanya. Banyak sahabat terkejut ketika ia meninggal (dokpri FB Pak FRans). Tulisannya banyak mucul di beberapa jurnal ilmiah, baik dalam bahasa Indonesia maupun bahasa Inggris. Temanya beragam, dari sastra, teologi kontekstual, filsafat, politik, budaya hingga kitab suci. Ia meramu tulisannya dengan ungkapan yang sederhana, konsep berpikir yang disiplin dan rumusan yang mudah dipahami.  Google Scholar  memberi kita banyak informasi tentang jumlah publikasinya, baik artikel maupun buku. Jika kita skrol kursor, kita akan menjumpai 247 karyanya yang mengagumkan! Pada suatu waktu di tahun 2013 saya mendapatkan messenger baru di handphone blacberry . Isinya permintaan untuk membantu menemukan beberapa literatur terkait budaya Manggarai. Secara khusus saya diminta untuk mengumpulkan koleksi karya P. Jillis Verheijen SVD, seorang misionaris dan antropolog asal Belanda yang sangat be...

SURVEY KEPUASAN PENGUNJUNG DESTINASI WISATA ALAM TUJUH BELAS PULAU RIUNG TAHUN 2025

Gambar
Foto: Laporan Hasil Survey Kepuasan Pengunjung Destinasi TWA 17 Pulau Riung (sumber: LNBM) Keindahan alam Indonesia dan kekayaan budayanya merupakan aset yang sangat besar. Keindahan dan kekayaan ini menjadikan Indonesia sebagai salah satu negara yang diminati oleh wisatawan. Data BPS yang dirilis Maret 2025 memperlihatkan total kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) sampai dengan akhir tahun 2024 sebesar 13.902.420. Jumlah tersebut naik sebesar 19,05 persen bila dibandingkan tahun 2023. Peningkatan   pendapatan sektor pariwisata menyumbang devisa sebesar USD 16,7 miliar. Kontribusi sektor ini terhadap produk domestik bruto (PDB) nasional tahun 2024 mencapai 4.01-4,5 persen. Terdapat peningkatan 19,3 persen dibandingkan tahun 2023. Pertumbuhan yang terus meningkat ini memiliki korelasi positif dengan penyerapan tenaga kerja pada sektor pariwisata. Kondisi ini tentu memberikan dampak positif bagi perkembangan pariwisata di Indonesia. Laporan World Economic Forum (WEF) yang d...

Guru Pius Tengko, Selamat Jalan!

Gambar
Oleh Kanisius Teobald Deki Foto: Guru Pius Tengko (sumber: facebook.com) Subuh menyapa, lonceng gereja berdentang memanggil ibadah, misa pagi. Saya membuka mata, ingin menengok jam pada HP. News feed pada HP pada WAG keluarga memberi info, Guru Pius Tengko telah meninggal dunia. Saya tidak terkejut. Sudah lama guru kami itu menderita sakit. Sulit beranjak dari tempat tidur. Akhirnya, beliau dipanggil pulang ke rumah bahagia, surga. Sejenak muncul secara otomatis kenangan bersama beliau di masa-masa yang lalu. Artikel kecil ini merupakan sebuah tapak-tapak memori yang pernah mencatat perjalanan bersama kami. Tentu sudah pasti, fragmen-fragmen kecil yang berkesan. Motivator Ulung Guru Pius adalah salah satu tokoh penting dari barisan guru awali di SMPK St. Stanislaus Borong, sekolah bentukkan Paroki St. Gregorius Borong. Bersama Sr. Redempta OSU, Guru Jack Jawong, Guru Yasinta Tombor (alm.), Guru Editha Saka, Guru Hery Pamso memulai sekolah ini dengan murid berwajah serba baru. Me...

Turnamen Sepak Bola Antar SMA/SMK Se-Manggarai Raya (Kabupaten Manggarai Timur, Manggarai dan Manggarai Barat) 15-23 Desember 2017 di Lapangan Kaka Botek-Kabupaten Manggarai Barat, Provinsi Nusa Tenggara Timur

Gambar
  1. Latar Belakang Pembangun sebuah bangsa erat hubungannya dengan generasi penerus. Sebuah bangsa akan tetap langgeng dengan estafet nilai dari gereasi tua epada generasi muda. Karena itu kaum muda selalu diperhatikan, dididik, dibina untuk menjadi pribadi yang handal. Mengapa? Karena kaum muda selalu identik dengan jiwa dinamis yang diekspresikan melalui berbagai hal, termasuk dunia olahraga dan dunia dunia seni. Dunia olahraga mencerminkan keindahan, kegirangan dan keberanian. Tiga hal tersebut merupakan gambaran utama tentang kemudaan dan keremajaan. Dunia olahraga berarti panggung, pentas yang memukau sekaligus keseriusan dalam membaktikan kemampuan diri atau kerjasama kelompok. Melalui olahraga , kaum muda menegaskan jati dirinya. Semakin berkualitas penegasan dirinya dalam dunia olahraga berarti semakin serius dirinya belajar dari ketidaksempurnaan diri dan kelebihan orang lain. Oleh karena itu, bagi kaum muda olahraga b...